Senin, 14 Februari 2011

Waktu Paling Berharga dalam Kehidupan Seorang Muslim


Bersamaan dengan bergulirnya waktu, ketrampilan dan pengetahuan manusia mengalami perubahan-perubahan hingga saat ini. Kita merasakan betapa banyak kemudahan yang didapatkan oleh manusia dari ilmu pengetahuan. Jarak antara kota satu dengan lainnya terasa semakin dekat karena waktu tempuh yang dihabiskan semakin singkat. Hal ini memberi peluang kepada kita untuk memanfaatkan waktu kepada hal-hal yang lain yang lebih bermanfaat.

Namun hal ini tidak banyak disadari oleh manusia. Mereka lebih memilih hal-hal yang bersifat kesenangan hawa nafsu guna menghabiskan waktu tersebut. Sehingga Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya: "Demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan beramal sholeh yang saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran." (QS: Al-'Ashr 1-3).

Perhatikanlah alur hidup manusia saat ini. Mereka menghabiskan waktu siangnya dengan mencari rizki, bekerja dari pagi hingga sore, kemudian setelah itu mereka menghabiskan sisa waktunya dengan bermain dan bersantai hingga malam. Di malam hari mereka habiskan dengan tidur. Demikianlah alur kehidupan yang kita rasakan saat ini. Banyak orang yang mencurahkan segala tenaga dan pikiran mereka tatkala mereka bekerja mencari rizki. Kemudian sisa waktu yang mereka miliki dipergunakan untuk kesenangan hawa nafsu mereka. Sehingga Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya: "Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu main-main (saja) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami." (QS: Al-Mukminun 115).

Mereka melupakan tugas pokok mereka yaitu beribadah kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala. Sebagaimana firman Alloh Subhanahu wa Ta'ala, yang artinya: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendali rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan." (QS: Adz-Dzariyat 56-57).

Alloh Subhanahu wa Ta'ala tidak membutuhkan rizki yang kita cari namun yang Alloh Subhanahu wa Ta'ala kehendaki dari makhluk-Nya adalah ketaan mereka untuk beribadah hanya kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala.

Beribadah kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala merupakan tugas pokok manusia dan tugas inilah yang akan ditanya oleh Alloh di akhirat nanti. Rasululloh ShallAllohu 'alaihi wa sallam bersabda. yang artinya: "Tidak akan beranjak telapak kaki seorang hamba sehingga ia ditanya 4 perkara : tentang umurnya bagaimana ia menghabiskannya, tentang ilmunya apa yang ia lakukan dengan ilmunya, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan bagaimana ia gunakan, tentang badannya bagaimana ia memeliharanya."

Waktu merupakan hal yang sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang penuh oleh kita. Sebab, karena waktu seseorang bisa memperoleh surga dan karena waktu juga seseorang memperoleh neraka.

Waktu yang paling berharga pada setiap individu adalah umurnya. Ketika batas umur seseorang telah habis, maka tidak bisa ditunda kematiannya atau ditambah umurnya. Oleh karena itu seharusnya kita gunakan umur kita saat ini dengan sebaik-baiknya. Isilah setiap detik dari umur kita dengan amalan-amalan sholeh sebagai bekal di akhirat kelak. Berfikirlah tentang resiko yang akan kita tanggung di akhirat nanti terhadap setiap perbuatan dan ucapan. Pergunakanlah umur kita untuk mengejar kebaikan-kebaikan akhirat.

Sumber:Islam-Download_Net

3 komentar:

Akoey mengatakan...

Subhanallah, sungguh tiada keraguan lagi didalam Alquran itu.
termasuk dalam ayat2 ini, benar bahwa manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yg beriman dan beramal saleh.
namun bukan terkadang lagi bahkan selalu lupa akan itu. seakan yang tak punya kesenangan dan tak punya harta lah yang rugi. sesungguhnya itu adalah kekhilafan.

inilah hanya sebuah komentar awam, terimakasih sudah mengingatkan ya sobat, semoga kita termasuk didalam orang orang yang tidak merugi tersebut. Amien.

Abu Affan mengatakan...

Aamiin Allohuma Aamiin...

Mudah2an kita dapat memanfaatkan waktu yg diberikan oleh Alloh dan mendapatkan keberkahan waktu sehingga bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat kita, insyALLOH...

Sebagaimana ayat Al qur'an surah Al-Ashr di atas, maka semua manusia berada dalam kerugian, kecuali org2 yang memenuhi 4 syarat, yakni beriman dan beramal shaleh serta berwasiat dalam kebenaran dan dalam kesabaran...

Beriman dan beramal sholeh saja tidak cukup, tp juga harus berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran yang dalam hal ini konteknya merupakan amar ma'ruf nahi munkar... mudah2an dengan ini, menjadi sarana untuk kita amar ma'ruf nahi munkar..

Jangan pernah bosan untuk mengingatkan ane juga ya sahabat...

Akhwat's Note mengatakan...

Baarokallahu fiik

Poskan Komentar

Komentar di bawah sini ya...